Sejumlah besar pengguna Windows 10 dan Windows 11 belakangan ini mengeluhkan munculnya masalah visual misterius pada komputer mereka. Berdasarkan laporan para pengguna, sebuah jendela putih kosong berukuran kecil tiba-tiba muncul di sudut layar desktop setelah mereka menyalakan, membuka kunci, atau melakukan restart pada perangkat komputer mereka.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dari pantauan redaksi, gangguan visual ini memiliki perilaku yang bervariasi pada setiap perangkat. Pada beberapa kasus, jendela putih tersebut akan menghilang dengan sendirinya setelah beberapa saat, namun bagi sebagian pengguna lain, jendela misterius itu tetap bertahan dan terus terlihat di layar sehingga sangat mengganggu kenyamanan beraktivitas.
Menurut laporan dari Windows Report, fenomena unik ini tidak hanya terbatas pada satu sistem operasi saja melainkan melanda Windows 10 dan Windows 11 sekaligus. Selain itu, observasi di lapangan menunjukkan bahwa masalah ini terjadi secara universal tanpa memandang arsitektur perangkat keras, baik pada sistem yang ditenagai oleh prosesor AMD maupun Intel.
Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan bahwa penyebab gangguan ini diduga kuat bukan berasal dari aplikasi peramban Google Chrome itu sendiri, melainkan akibat adanya tugas terjadwal (scheduled task) yang terkait dengannya. Ditemukan sebuah proses bernama "RunPlatformExperienceHelperOnUnlock" yang berjalan di latar belakang, dan ketika proses tersebut dihentikan secara paksa, jendela putih yang tidak diinginkan tersebut langsung lenyap.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai fungsi utama dari tugas terjadwal tersebut. Kendati demikian, para pengguna yang telah memilih untuk menonaktifkan proses tersebut melaporkan bahwa mereka tidak menemui efek samping negatif pada sistem mereka, melainkan hanya hilangnya jendela putih tersebut secara permanen.
Meskipun solusi sementara telah ditemukan, penyebab pasti dari masalah visual ini masih belum terungkap sepenuhnya. Baik pihak Microsoft maupun Google sama sekali belum memberikan komentar resmi terkait isu ini. Oleh karena itu, tim redaksi mengingatkan bahwa tindakan eksperimen untuk menonaktifkan tugas terjadwal ini sepenuhnya menjadi risiko dan tanggung jawab masing-masing pengguna.