Kabayan Tech Kabayan Tech
/home / berita / Saham Super Micro Anjlok 36 Persen,...
BERITA

Saham Super Micro Anjlok 36 Persen, Ini Penyebab Utamanya

Grafik penurunan saham Super Micro Computer SMCI di pasar modal

Grafik penurunan saham Super Micro Computer SMCI di pasar modal

Saham raksasa produsen server AI, Super Micro Computer (SMCI), dilaporkan ambles hingga 36,4 persen. Berdasarkan pantauan redaksi dari data S&P Global Market Intelligence, sentimen negatif ini terjadi setelah perusahaan melakukan penjualan saham biasa dan surat utang konvertibel yang memicu kekhawatiran dilusi di kalangan investor.

Sebelumnya, pergerakan saham Super Micro sempat menunjukkan tren positif. Namun, langkah perusahaan untuk menggalang dana segar senilai 7 miliar dolar AS demi membiayai pesanan chip AI skala besar justru direspons negatif oleh pasar. Investor tampaknya lebih fokus pada dampak pengenceran nilai saham dibandingkan dengan potensi keuntungan finansial dari pesanan baru tersebut.

Berdasarkan laporan keuangan, Super Micro sebenarnya mengantongi pesanan masif senilai 39 miliar dolar AS dalam beberapa pekan terakhir. Nilai fantastis tersebut setara dengan perkiraan pendapatan perusahaan selama satu tahun penuh. Kendati permintaan melonjak tajam, penurunan margin laba kotor dalam setahun terakhir membuat pelaku pasar ragu apakah volume pesanan yang tinggi ini mampu menghasilkan profitabilitas yang sepadan.

Selain masalah penggalangan dana, tekanan terhadap Super Micro diperparah oleh isu tata kelola perusahaan. Menurut laporan dari Bloomberg, otoritas keamanan di Taiwan melakukan penggerebekan di kantor Super Micro dan menahan empat orang karyawan. Penahanan ini merupakan bagian dari tindakan tegas pemerintah setempat terhadap jaringan penyelundupan ilegal server AI canggih ke negara China.

Dari pengamatan tim redaksi, manajemen Super Micro langsung memberikan klarifikasi mengenai situasi hukum tersebut. Chief Revenue Officer Super Micro menyatakan kepada Reuters bahwa pihak korporasi bukan merupakan target utama dari investigasi. Perusahaan mengklaim telah bekerja sama dengan otoritas Taiwan selama berbulan-bulan untuk menggagalkan aktivitas ekspor ilegal yang dilakukan oleh oknum pekerjanya.

Meskipun diterpa beruntun skandal dan sentimen negatif, valuasi Super Micro saat ini tercatat menjadi salah satu yang paling murah di sektor perangkat keras kecerdasan buatan. Saham SMCI kini diperdagangkan pada kelipatan P/E yang rendah, menjadikannya opsi menarik dengan potensi keuntungan tinggi bagi investor yang bersedia mengambil risiko di tengah ketidakpastian tata kelola perusahaan.

// TOPICS
#super_micro_computer #saham_smci #server_ai #pasar_modal #krisis_perusahaan #skandal_taiwan #investasi_saham
Jurnalis Teknologi Senior - AI & Software Development

Cici Puspasari adalah jurnalis teknologi ternama dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di dunia teknologi digital. Spesialisasi dalam kecerdasan buatan, machine learning, dan pengembangan perangkat lunak. Mantan pengembang perangkat lunak yang beralih menjadi jurnalis untuk menyampaikan kompleksitas teknologi dengan cara yang mudah dipahami. Telah meliput berbagai konferensi teknologi global seperti Google I/O, Apple WWDC, dan Microsoft Build.