Saham Meta Platforms Inc. mengawali bulan ini dengan performa yang sangat impresif di bursa saham Amerika Serikat. Berdasarkan pantauan redaksi, harga saham META meroket sebesar 9 persen pada perdagangan 1 Juli waktu setempat setelah perusahaan mengungkapkan rencana strategis terbarunya ke publik.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Raksasa media sosial tersebut menyatakan bakal mulai menyewakan sebagian dari surplus kapasitas komputasi canggih miliknya kepada pelanggan korporat. Langkah peluncuran bisnis komputasi awan (cloud computing) baru ini sejalan dengan pernyataan CEO Meta, Mark Zuckerberg, saat panggilan konferensi laporan keuangan kuartal pertama beberapa waktu lalu.
Menurut laporan dari Bloomberg, manajemen Meta saat ini masih mendiskusikan apakah mereka akan menawarkan model kecerdasan buatan (AI) yang berjalan di infrastruktur internal, atau sekadar menjual akses langsung ke daya komputasi tersebut. Selama ini, Meta telah mengembangkan large language models (LLMs) mandiri yang mayoritas digunakan untuk optimalisasi mesin rekomendasi konten dan target iklan.
Dari pengamatan tim redaksi, Meta juga baru saja memperkenalkan Muse Image, model pembuatan gambar pertamanya yang dikembangkan oleh Superintelligence Lab. Model ini akan bekerja bersama model teks Muse Spark untuk membantu para pengiklan membuat dan menyesuaikan kampanye pemasaran mereka dengan lebih mudah di platform digital.
Langkah ekspansi dengan menawarkan kapasitas cloud computing sekaligus model AI diproyeksikan akan membantu Meta bersaing ketat dengan Amazon, Microsoft, dan Alphabet yang saat ini mendominasi pasar dunia. Inisiatif ini juga dinilai mampu meredakan kecemasan para investor terkait tingginya pengeluaran belanja modal (capex) perusahaan yang tahun ini dianggarkan mencapai 145 miliar dolar AS demi infrastruktur kecerdasan buatan.
Meskipun mengeluarkan biaya besar untuk kecerdasan buatan, kinerja keuangan perusahaan bentukan Mark Zuckerberg ini masih tergolong solid. Pada kuartal pertama tahun ini, pendapatan Meta berhasil tumbuh pesat hingga 33 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.