Bandar Bola Brocksfoodanddrink Tech Bandar Bola Brocksfoodanddrink Tech
/home / berita / Harga Emas Naik Tipis Usai Penurunan...
BERITA

Harga Emas Naik Tipis Usai Penurunan Harga Minyak Mentah

Grafik pergerakan harga emas dunia dan pasar saham

Grafik pergerakan harga emas dunia dan pasar saham

Harga emas kembali mencatatkan penguatan tipis pada perdagangan hari ini setelah penurunan tajam harga minyak mentah dalam beberapa sesi terakhir berhasil meredakan kekhawatiran inflasi. Berdasarkan pantauan redaksi, logam mulia ini diperdagangkan di kisaran USD4.360 per ons, berbalik arah setelah mengalami tekanan terberat dalam sepekan pada hari sebelumnya. Penurunan harga minyak dunia ini memberikan angin segar bagi pasar komoditas emas yang sangat sensitif terhadap dinamika tingkat suku bunga global.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, penurunan harga minyak terjadi setelah komoditas tersebut merosot lebih dari 9 persen dalam empat hari sebelumnya akibat meredaknya ketegangan ekspor Timur Tengah serta pembaruan jalur diplomasi untuk mengakhiri konflik. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan akan menyampaikan pidatonya di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, di mana ia membuka peluang untuk melakukan pertemuan langsung dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian di sela-sela acara tersebut.

Di sisi lain, para pelaku pasar saat ini tengah memantau secara seksama pernyataan dari para pejabat Federal Reserve untuk mencari petunjuk arah kebijakan suku bunga lanjutan usai keputusan kenaikan suku bunga pertama dalam tiga tahun terakhir. Presiden Federal Reserve Chicago Austan Goolsbee menyatakan bahwa bank sentral Amerika Serikat tidak bisa mengabaikan guncangan pasokan yang terus berulang dan harus meresponsnya secara tegas demi stabilitas ekonomi jangka panjang.

Sementara itu, analis dari TD Securities Ryan McKay mengungkapkan bahwa emas tetap "holding extremely strong" menghadapi siklus pengetatan moneter yang dibarengi pandangan hawkish dari bank sentral. McKay menambahkan bahwa "meskipun siklus kenaikan suku bunga telah diperhitungkan pasar, lanskap logam mulia secara keseluruhan tetap sangat menguntungkan" dan pelemahan jangka pendek kerap dimanfaatkan investor sebagai momen tepat untuk melakukan aksi beli.

Dari pantauan tim redaksi di bursa global, kenaikan harga emas juga didukung oleh aksi beli saat harga turun (dip-buying) yang konsisten terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Tercatat adanya aliran masuk sekitar 50 ton ke dalam dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang didukung emas sepanjang bulan September, menandai kenaikan berturut-turut untuk bulan ketiga. Selain itu, para investor juga mengamati pertemuan tingkat tinggi antara Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping yang membahas berbagai isu strategis mulai dari kecerdasan buatan hingga perdagangan.

Pada perdagangan di Singapura, harga emas di pasar spot terpantau naik 0,4 persen menjadi USD4.361,89 per ons. Pergerakan positif ini turut diikuti oleh logam mulia lainnya seperti perak yang mengalami kenaikan 0,8 persen ke level USD66,56 per ons, sementara platinum dan palladium turut bergerak menguat tipis di tengah stabilitas Indeks Dolar Bloomberg.

// TOPICS
#harga_emas #pasar_saham #federal_reserve #inflasi #minyak_mentah #ekonomi_global #investasi
Jurnalis Teknologi Senior - AI & Software Development

Cici Puspasari adalah jurnalis teknologi ternama dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di dunia teknologi digital. Spesialisasi dalam kecerdasan buatan, machine learning, dan pengembangan perangkat lunak. Mantan pengembang perangkat lunak yang beralih menjadi jurnalis untuk menyampaikan kompleksitas teknologi dengan cara yang mudah dipahami. Telah meliput berbagai konferensi teknologi global seperti Google I/O, Apple WWDC, dan Microsoft Build.