Perusahaan layanan pengaliran digital raksasa, Netflix, dilaporkan tengah mempertimbangkan langkah besar untuk mengubah strategi bisnisnya. Berdasarkan laporan dari Wall Street Journal, manajemen tingkat tinggi perusahaan tersebut telah mengadakan diskusi mengenai kemungkinan penambahan saluran siaran langsung (live channels) yang menayangkan episode acara tertentu atau program bertema khusus secara terus-menerus layaknya televisi konvensional.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut narasumber yang mengetahui isu tersebut, langkah ini diambil sebagai salah satu upaya untuk mendongkrak keterlibatan dan interaksi para pengguna platform. Eksekutif Netflix disebut-sebut ingin memanfaatkan loyalitas penonton dengan menyajikan tayangan tanpa henti dari genre film atau serial populer tertentu.
Dari pantauan redaksi, inovasi yang sedang digodok ini tidak hanya terbatas pada saluran TV linier. Netflix dikabarkan juga mengeksplorasi potensi penjualan paket langganan gabungan (bundling) dengan layanan pengaliran lain, termasuk Peacock milik NBCUniversal. Strategi penawaran bundling ini nantinya akan dipasarkan langsung melalui aplikasi utama Netflix, meniru model bisnis yang telah lama diterapkan oleh kompetitor besar mereka seperti Amazon Prime dan Apple.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa diskusi internal mengenai kehadiran saluran TV baru dan paket langganan ini nantinya akan ditampilkan dalam bentuk kompartemen visual atau ubin (tiles) di halaman beranda platform. Langkah ini dinilai menjadi bukti kuat bahwa perusahaan tersebut sangat terbuka untuk bertransformasi dan keluar dari akar bisnis utamanya demi mempertahankan dominasi di pasar global.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai sejauh mana perkembangan dari rencana strategis tersebut. Perubahan arah bisnis ini diprediksi akan menjadi babak baru yang sangat dinantikan oleh industri hiburan digital serta para pelanggan setia Netflix di seluruh dunia.