Apple secara diam-diam telah meningkatkan nilai tukar tambah (trade-in) untuk sebagian besar lini perangkatnya, mulai dari iPhone, Mac, iPad, hingga Apple Watch. Langkah strategis ini dilakukan raksasa teknologi asal Cupertino tersebut hanya beberapa minggu sebelum peluncuran iPhone 18 Pro yang sangat dinantikan oleh para penggemarnya.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi pada program trade-in Apple di Amerika Serikat, kenaikan nilai estimasi ini cukup signifikan untuk perangkat-perangkat tertentu. Beberapa model bahkan mengalami lonjakan harga hingga hampir 30 persen dibandingkan dengan harga yang ditetapkan pada bulan Mei lalu.
Perangkat terbaru seperti iPhone 16 Pro Max kini dihargai hingga $720, naik dari sebelumnya $695. Sementara itu, iPhone 16 Pro mengalami kenaikan yang lebih mencolok, yakni dari $560 menjadi $630. Penyesuaian serupa juga diterapkan pada model-model lama dari keluarga iPhone 15, iPhone 14, iPhone 13, hingga iPhone 12.
Tidak hanya iPhone, lini perangkat Mac juga mendapatkan penyesuaian yang cukup dermawan. Menurut data terbaru, MacBook Pro kini menawarkan kredit tukar tambah hingga $855 dari sebelumnya $690. Selain itu, MacBook Air naik menjadi $580, sementara Mac Studio kini mencapai angka $1.305.
Dari observasi tim redaksi, Apple juga memperluas program ini dengan menambahkan beberapa model ponsel Android keluaran terbaru. Perangkat seperti Google Pixel 9 series, OnePlus 13, dan Samsung Galaxy S21 Ultra kini telah dimasukkan ke dalam daftar perangkat yang dapat ditukar tambah.
Perlu diingat bahwa nilai yang tercantum hanyalah estimasi awal. Apple menekankan bahwa "nilai akhir sangat bergantung pada kondisi fisik perangkat, konfigurasi, dan kelayakan saat dilakukan pemeriksaan di toko atau melalui pengiriman kurir", ujar pihak Apple dalam keterangan resminya.
Langkah ini dinilai sebagai upaya Apple untuk mendorong pelanggan melakukan pembaruan perangkat ke generasi berikutnya. Dengan nilai tukar tambah yang lebih tinggi, konsumen diharapkan dapat mengurangi beban biaya saat membeli iPhone 18 Pro yang diprediksi akan dibanderol dengan harga premium.