Perusahaan jasa keuangan global asal Kanada, Sun Life Financial Inc., secara resmi mengumumkan rencana strategis untuk menebus seluruh pokok obligasi subordinasi tanpa jaminan atau Series 2021-1 Subordinated Unsecured 2.46% Fixed/Floating Debentures yang sedang beredar dengan nilai pokok mencapai 500 juta dolar. Berdasarkan pantauan redaksi dari pengumuman resmi perusahaan, aksi pelunasan ini akan dieksekusi sepenuhnya sesuai dengan ketentuan persyaratan penebusan yang melekat pada instrumen obligasi tersebut.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut manajemen perusahaan, aksi korporasi ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 18 November 2026 dengan menggunakan pendanaan yang bersumber dari kas internal serta aset likuid perusahaan yang telah ada. Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa obligasi ini memiliki opsi penebusan bagi perusahaan pada atau setelah tanggal tersebut dengan harga penebusan yang setara dengan nilai pokok ditambah akumulasi bunga berjalan yang belum dibayarkan.
Pihak Sun Life menegaskan bahwa setelah tanggal penebusan resmi tersebut, penghitungan bunga atas obligasi terkait akan dihentikan secara total. Dengan demikian, para pemegang obligasi tidak lagi memiliki hak apa pun selain menerima pembayaran harga penebusan sesuai dengan prosedur yang diatur dalam perjanjian kepercayaan (trust indenture) yang berlaku.
Sebagai catatan, Sun Life Financial Inc. merupakan salah satu institusi jasa keuangan internasional terkemuka yang menyediakan berbagai solusi manajemen aset, kekayaan, asuransi, hingga kesehatan di berbagai belahan dunia. Hingga pertengahan tahun 2026, perusahaan tercatat memiliki total aset yang dikelola (AUM) senilai 1,70 triliun dolar dan sahamnya diperdagangkan secara aktif di bursa efek utama seperti Toronto (TSX), New York (NYSE), dan Filipina (PSE) dengan simbol ticker SLF.