Dunia modern tidak akan dapat berfungsi tanpa pasokan energi, sehingga setiap investor disarankan untuk memiliki eksposur pada sektor energi. Namun, sektor ini sebagian besar digerakkan oleh komoditas dan memiliki tingkat volatilitas yang sangat tinggi bagi para pelaku pasar.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Meskipun demikian, terdapat satu ceruk khusus di dalam sektor energi yang tidak terlalu terpengaruh apakah harga minyak berada di kisaran 70 dolar Amerika Serikat atau 100 dolar Amerika Serikat, yaitu sektor midstream. Berdasarkan pantauan redaksi, perusahaan seperti Enterprise Products Partners, Enbridge, dan Energy Transfer mampu memberikan dukungan dividen yang handal hingga mencapai 6,7 persen.
Harga minyak mentah sempat menyentuh angka di atas 100 dolar per barel, yang berdampak langsung pada biaya pengeluaran masyarakat sehari-hari. Walaupun lonjakan harga tersebut merupakan hal yang lumrah akibat dinamika geopolitik, ketidakpastian pasokan, dan faktor cuaca ekstrem, para investor dapat menghindari sebagian volatilitas tersebut melalui seleksi saham dividen yang tepat.
Segmen midstream beroperasi layaknya pengelola jalan tol, di mana mereka menghasilkan biaya yang andal untuk mendukung dividen yang kokoh dengan menghubungkan sektor hulu produsen minyak ke sektor hilir kimia dan penyulingan. "Permintaan terhadap layanan pipa, penyimpanan, dan transportasi dalam infrastruktur midstream jauh lebih penting dibandingkan fluktuasi harga komoditas energi itu sendiri," demikian estimasi dari para analis pasar.
Enterprise Products Partners merupakan salah satu pilihan utama di segmen midstream dengan imbal hasil dividen sebesar 6 persen serta catatan pertumbuhan distribusi tahunan selama 28 tahun berturut-turut. Perusahaan ini memiliki fokus yang kuat pada gas alam, yang perannya kian krusial di sektor utilitas seiring rencana belanja modal sebesar 6,5 miliar dolar Amerika Serikat untuk memperluas aset penghasil biaya.
Enbridge juga menjadi pilihan solid dengan imbal hasil sekitar 6 persen dan rekam jejak dividen selama 31 tahun, ditopang oleh portofolio terdiversifikasi yang mencakup pipa minyak, utilitas gas alam teregulasi, hingga aset energi terbarukan. Sementara itu, Energy Transfer menawarkan hasil distribusi tertinggi di daftar ini, yakni mencapai 6,7 persen, didukung oleh arus kas distributif yang kuat untuk mengurangi leverage dan mengalihkan fokus ke pertumbuhan yang stabil.