Kabayan Tech Kabayan Tech
/home / ai / TSMC Tambah Investasi Rp1.600...
AI

TSMC Tambah Investasi Rp1.600 Triliun di Arizona Saat Laba Melonjak

Pabrik fabrikasi semikonduktor canggih milik TSMC yang sedang beroperasi

Pabrik fabrikasi semikonduktor canggih milik TSMC yang sedang beroperasi

Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) secara resmi mengumumkan tambahan investasi sebesar 100 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.600 triliun di Arizona, Amerika Serikat pada Kamis, 16 Juli 2026. Pengumuman ini bertepatan dengan laporan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih perusahaan yang signifikan untuk kuartal kedua. Langkah strategis ini meningkatkan total rencana investasi TSMC di negara bagian tersebut menjadi 265 miliar dolar AS dan menambah empat pabrik fabrikasi baru yang akan menggunakan teknologi manufaktur 2-nanometer atau yang lebih canggih.

Berdasarkan rencana menyeluruh di Arizona, proyek ini nantinya akan mencakup 10 pabrik semikonduktor, dua fasilitas pengemasan canggih (advanced-packaging), serta sebuah pusat penelitian dan pengembangan. Perluasan ini secara signifikan menambah komitmen sebelumnya sebesar 165 miliar dolar AS yang hanya mencakup enam pabrik fabrikasi dan dua fasilitas pengemasan.

Menurut laporan keuangan resmi perusahaan, TSMC membukukan pendapatan konsolidasi sebesar NT1,27038triliununtukperiodetigabulanyangberakhirpada30Juni,mencatatkenaikansebesar36persendibandingkandengankuartalyangsamapada706,56 billion. Pertumbuhan laba yang masif ini didorong oleh margin kotor sebesar 67,7 persen dan margin operasi mencapai 60,3 persen. Kinerja impresif ini didukung oleh perbaikan struktur biaya internal serta peningkatan utilitas pabrik, meskipun sebagian keuntungan terpotong oleh beban operasional pabrik di luar negeri.

Berdasarkan kontribusi platform teknologinya, sektor komputasi berkinerja tinggi (HPC) mendominasi pendapatan kuartal kedua dengan andil sebesar 66 persen, disusul oleh sektor ponsel pintar sebesar 22 persen. Kategori komputasi berkinerja tinggi ini mencakup prosesor yang digunakan di pusat data dan sistem kecerdasan buatan (AI), termasuk akselerator AI kustom yang dikembangkan untuk inferensi model bahasa besar (LLM).

Chairman sekaligus CEO TSMC, C.C. Wei menyatakan bahwa permintaan pasar yang berkaitan dengan teknologi kecerdasan buatan terus menunjukkan tren yang sangat kuat. "Permintaan terkait AI terus sangat kuat," ujar Wei, menyoroti berlanjutnya kebutuhan komputasi dan perkiraan pertumbuhan yang kokoh dari para penyedia layanan komputasi awan beserta rantai pemasok mereka.

Melalui pengamatan tim redaksi, manajemen TSMC kini menaikkan anggaran pengeluaran modal tahun 2026 menjadi antara 60 miliar hingga 64 miliar dolar AS, naik dari perkiraan sebelumnya yang berada di kisaran 52 miliar hingga 56 miliar dolar AS. Perusahaan manufaktur cip asal Taiwan ini memperkirakan pendapatan penuh tahun 2026 akan tumbuh sedikit di atas 40 persen dalam mata uang dolar Amerika Serikat.

Guna menyokong ekosistem lokal, fasilitas pengemasan canggih yang direncanakan akan merakit dan menghubungkan komponen semikonduktor individu setelah produksi wafer selesai. Pihak TSMC menyatakan bahwa investasi pengemasan canggih pertama di Amerika Serikat ini bertujuan memperluas produksi domestik dan mendukung rantai pasok kecerdasan buatan Amerika Serikat yang lebih mandiri dan lengkap.

Menurut pernyataan resmi pemerintah setempat, pihak Gedung Putih dan Departemen Perdagangan Amerika Serikat telah mengonfirmasi tambahan investasi besar ini. Menteri Perdagangan Amerika Serikat, Howard Lutnick menyatakan bahwa proyek raksasa tersebut akan membawa dampak positif yang masif bagi penyerapan tenaga kerja di dalam negeri. "Proyek ini akan menciptakan puluhan ribu lapangan kerja di Amerika dan membawa kembali manufaktur semikonduktor canggih ke Amerika," kata Lutnick.

Meskipun pabrik pertama di Phoenix telah memulai produksi massal teknologi N4 dengan hasil yang setara dengan fasilitas di Taiwan, TSMC belum memberikan tanggal pasti untuk pembangunan empat pabrik baru yang baru diumumkan di Arizona. C.C. Wei menambahkan bahwa jadwal pengerjaan proyek akan sangat bergantung pada kondisi bisnis dan situasi pasar global ke depan.

// TOPICS
#tsmc #investasi_asing #semikonduktor #kecerdasan_buatan #industri_chip #ekonomi_global #amerika_serikat
Tim Jurnalis & Analis Teknologi

Redaksi Kabayan Tech terdiri dari jurnalis teknologi yang bersemangat, analis, dan kreator konten yang berdedikasi untuk menyajikan berita teknologi paling lengkap dan terpercaya. Dari berita terbaru gadget hingga analisis mendalam AI, serta laporan eksklusif dari dunia startup dan inovasi digital, kami siap melayani penggemar teknologi di seluruh Indonesia.