Berdasarkan pantauan redaksi, perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif kini semakin mendapat sorotan luas dari para pelaku industri global. CEO Nvidia belum lama ini menegaskan bahwa model AI terbuka memiliki peran vital dalam memperkuat keamanan siber, mempercepat inovasi, serta mendukung kedaulatan teknologi suatu negara.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut wawancara eksklusif Computerworld dengan Kari Briski selaku Wakil Presiden Perangkat Lunak AI Generatif di Nvidia, model terbuka memberikan kesempatan emas bagi berbagai perusahaan dan negara untuk memiliki, menginspeksi, serta mengadaptasi model tersebut menggunakan data milik mereka sendiri.
"Open models allow enterprises and countries to own, inspect, and adapt models with their own data," ujar Kari Briski saat menjelaskan fleksibilitas adopsi teknologi ini di berbagai wilayah.
Dari observasi tim redaksi, langkah Nvidia dalam merilis model terbuka seperti Nemotron tidak hanya sekadar membagikan teknologi secara gratis, tetapi juga membangun ekosistem pengembang yang lebih kuat dan inklusif. Melalui pendekatan ini, hambatan bagi perusahaan rintisan untuk masuk ke ranah AI dapat ditekan seminimal mungkin.
Selain itu, dukungan terhadap model terbuka juga menjadi solusi strategis bagi kawasan atau negara berkembang yang sebelumnya terkendala masalah keterbatasan infrastruktur komputasi dan akses perangkat keras grafis berkinerja tinggi.