Tanggal 30 September mendatang diprediksi akan menjadi hari yang sangat krusial bagi pergerakan pasar saham global. Berdasarkan pantauan tim redaksi, para investor di Wall Street kini tengah menantikan rilis laporan keuangan kuartal keempat fiskal 2026 dari Micron Technology. Laporan ini dinilai sangat penting untuk mengukur apakah pertumbuhan pasar chip memori yang sedang melonjak tajam masih dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut analisis pasar, tingginya permintaan untuk high-bandwidth memory (HBM) dan dynamic random-access memory (DRAM) menciptakan kondisi pasokan yang ketat namun sangat menguntungkan bagi emiten terkait. "Kondisi pasokan yang ketat dan permintaan yang kuat akan terus mendukung pertumbuhan Micron," ujar pengamat pasar merespons tren positif industri semikonduktor saat ini.
Selain Micron Technology, saham lain yang diproyeksikan mendapat dorongan besar adalah Lam Research. Dari pantauan redaksi, lonjakan belanja modal atau capital expenditure (capex) oleh para produsen memori dari 58 miliar dolar Amerika Serikat tahun lalu menjadi 146 miliar dolar Amerika Serikat pada 2027 memberikan angin segar bagi penyedia peralatan manufaktur semikonduktor ini.
Berdasarkan data keuangan terkini, Lam Research berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 26 persen pada tahun fiskal 2026 menjadi 23,2 miliar dolar Amerika Serikat. Dengan valuasi yang menarik dan dukungan tren kecerdasan buatan, saham-saham di sektor ini dinilai layak dikoleksi oleh para investor sebelum momentum besar akhir September tiba.