Persaingan di sektor semikonduktor kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) kembali memanas seiring dengan pertimbangan investor dalam memilih antara monopoli perangkat keras atau pemimpin chip seluler yang tengah melakukan diversifikasi. Berdasarkan pantauan redaksi, kedua emiten ini menempati posisi strategis di sudut rantai pasok chip global yang sangat krusial bagi ekosistem teknologi masa depan.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut analisis finansial, ASML Holding memegang kendali penuh sebagai satu-satunya produsen mesin ultraviolet ekstrim atau extreme ultraviolet (EUV) di dunia yang sangat dibutuhkan untuk mencetak sirkuit mikro pada wafer silikon. "Perusahaan melayani produsen chip terkemuka seperti Intel, TSMC, dan Samsung dengan margin bersih yang mencapai sekitar 29,4 persen pada tahun fiskal 2025," ujar laporan pasar tersebut.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, di sisi lain Qualcomm mencatatkan kinerja pendapatan yang solid sebesar USD 44,3 miliar pada tahun fiskal 2025, meskipun harus menghadapi tantangan beban pajak satu waktu dan konsentrasi pelanggan yang cukup tinggi. Perusahaan yang fokus pada teknologi nirkabel ini terus berupaya memperluas ekspansi bisnisnya ke sektor otomotif serta internet untuk segala atau internet of things (IoT).
Dari segi profil risiko, ASML Holding sangat bergantung pada siklus belanja modal segelintir produsen chip besar serta dinamika pembatasan ekspor geopolitik global. Sementara itu, Qualcomm dihadapkan pada risiko konsentrasi pendapatan dari pabrikan ponsel pintar seperti Apple yang berpotensi mengembangkan komponen modem secara mandiri di masa mendatang.
Berdasarkan analisis valuasi dan posisi pasar, ASML Holding dinilai lebih unggul karena status monopolinya yang sulit ditiru meskipun ditawarkan dengan harga premium. "ASML memiliki posisi yang jauh lebih sulit ditiru karena merupakan satu-satunya pembuat mesin EUV dengan portofolio pesanan yang sangat kuat," ungkap ulasan tersebut menyimpulkan pilihan investasi terbaik.