Saham Rivian Automotive Inc. mengalami penurunan pada perdagangan hari Jumat, meskipun perusahaan telah mengumumkan laporan angka produksi dan pengiriman untuk kuartal ketiga yang sesuai dengan proyeksi internal mereka.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan pantauan redaksi, pabrik Rivian di Normal, Illinois, tercatat memproduksi sebanyak 19.751 unit kendaraan selama periode tiga bulan yang berakhir pada 30 September. Perusahaan juga berhasil menyerahkan 19.248 unit kendaraan kepada para pelanggan dalam rentang waktu yang sama, yang menunjukkan kinerja operasional yang stabil.
Selain itu, manajemen perusahaan juga mempertahankan target pengiriman untuk setahun penuh, dengan tetap memproyeksikan angka antara 65.000 hingga 70.000 unit kendaraan sepanjang tahun 2026. Meskipun panduan bisnis ini tidak mengalami perubahan, tekanan jual tetap membayangi pergerakan saham di pasar.
Menurut pengamatan tim redaksi, capaian kuartal ini sebenarnya menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Pada kuartal kedua, perusahaan hanya memproduksi 12.613 unit kendaraan dan mendistribusikan 12.194 unit kepada pelanggan, yang sempat mendongkrak pendapatan secara tahunan.
Di sisi lain, pandangan dari para analis Wall Street terhadap prospek Rivian masih menunjukkan berbagai variasi sikap kehati-hatian. Beberapa institusi keuangan besar seperti Citigroup, RBC Capital, dan Morgan Stanley memberikan penilaian yang beragam dengan target harga yang bervariasi di tengah dinamika pasar otomotif listrik saat ini.
Berdasarkan data perdagangan pasar, saham Rivian tercatat merosot sebesar 3,73 persen ke level 14,21 dolar AS pada saat publikasi laporan tersebut, kontras dengan pergerakan indeks utama Amerika Serikat yang cenderung menguat.