Berdasarkan pantauan tim redaksi, pasar investasi global saat ini diramaikan oleh peluang besar dari sektor kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Bagi investor yang memiliki modal sekitar seribu dolar Amerika Serikat, dana tersebut sudah sangat cukup untuk memulai portofolio pada dua saham emiten semikonduktor terkemuka, yaitu Advanced Micro Devices (AMD) dan Broadcom. Dengan modal tersebut, investor bahkan dapat memborong sejumlah lembar saham dari masing-masing perusahaan yang menjadi motor penggerak infrastruktur AI masa depan.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut pengamatan para analis pasar, Advanced Micro Devices (AMD) mengambil strategi cerdas setelah sebelumnya sempat tertinggal dari Nvidia di segmen pelatihan AI. Perusahaan kini secara agresif memposisikan diri untuk mendominasi pasar inferensi, agentic AI, serta kecerdasan buatan fisik dengan mengembangkan prosesor khusus berkecepatan tinggi. Berbagai langkah strategis termasuk akuisisi perusahaan cip inferensi Taalas serta kemitraan dengan OpenAI, Meta Platforms, dan Anthropic semakin memperkuat posisi kompetitif mereka di industri ini.
Tidak hanya itu, berdasarkan observasi redaksi pada sektor unit pemrosesan pusat (CPU) pusat data, AMD juga mencatatkan dominasi yang signifikan seiring lonjakan permintaan agentic AI. Perusahaan memperkirakan pasar CPU pusat data global akan tumbuh hingga mencapai 220 miliar dolar Amerika Serikat dalam beberapa tahun mendatang. Lonjakan ini didorong oleh kebutuhan server yang jauh lebih besar untuk menjalankan agen cerdas, seperti penggunaan CPU AMD oleh Meta Platforms untuk mendukung sistem agen Muse mereka.
Di sisi lain, Broadcom tampil sebagai raksasa pembuat cip kustom yang memegang peran krusial dalam mengubah desain konsep menjadi cip fisik berskala besar. Broadcom merupakan pemimpin pasar dalam teknologi ASIC serta penyedia kekayaan intelektual penting yang berkolaborasi dengan para raksasa teknologi dunia. Keberhasilan mereka membantu Alphabet mengembangkan Tensor Processing Units (TPU) telah memicu banyak penyedia layanan cloud berskala besar untuk turut menggandeng Broadcom.
Berdasarkan laporan manajemen, lini bisnis cip kustom Broadcom diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan eksplosif dengan pendapatan yang melipat ganda pada tahun fiskal mendatang. Permintaan yang kuat dari para raksasa teknologi seperti Alphabet, Anthropic, Meta Platforms, dan OpenAI menjadi katalis utama pertumbuhan tersebut. "Bisnis cip kustom kami diprediksi terus mencatatkan lonjakan fantastis seiring meningkatnya kebutuhan infrastruktur pusat data global," ujar salah satu eksekutif perusahaan dalam laporan terbarunya.
Menutup analisis pasar pekan ini, kedua saham teknologi tersebut dinilai menawarkan kombinasi fundamental yang kuat serta valuasi yang menarik bagi para investor jangka panjang. Dengan strategi ekspansi yang agresif di sektor semikonduktor dan infrastruktur pusat data AI, baik AMD maupun Broadcom memiliki prospek cerah untuk terus memimpin gelombang inovasi teknologi global di masa mendatang.