Bandar Bola Brocksfoodanddrink Tech Bandar Bola Brocksfoodanddrink Tech
/home / ai / Google Ganti Fitur Gems dengan...
AI

Google Ganti Fitur Gems dengan Gemini Skills yang Gratis

Tampilan antarmuka Gemini Skills Google pada perangkat komputer

Tampilan antarmuka Gemini Skills Google pada perangkat komputer

Google secara resmi mengumumkan rencana untuk memensiunkan fitur kustomisasi chatbot miliknya yang dikenal sebagai Gems. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, perubahan besar ini menandai langkah strategis perusahaan dalam merombak cara pengguna menyesuaikan pengalaman kecerdasan buatan pada asisten virtual mereka.

Dalam pembaruan terbarunya, Google mengonfirmasi bahwa posisi Gems akan digantikan oleh fitur baru bernama Gemini Skills menjelang batas akhir penghentian pada bulan November. Menurut keterangan perusahaan, kemampuan baru ini dirancang agar dapat diakses tidak hanya oleh pelanggan berbayar, melainkan juga seluruh pengguna akun personal Google yang berusia di atas 18 tahun.

Fitur Gemini Skills sendiri berfungsi sebagai instruksi kustom yang dapat dipanggil langsung dalam percakapan chatbot menggunakan pintasan garis miring. Dari pantauan redaksi, pengguna nantinya juga dapat membagikan keterampilan tersebut kepada pengguna lain serta mengintegrasikan berkas dari Google Drive maupun Gemini Notebook dengan lebih fleksibel.

"Fitur-fitur baru ini akan dikonversi secara otomatis dari Gems yang sudah ada, atau dapat dilakukan secara manual oleh pengguna," demikian penjelasan resmi dari pihak pengembang terkait transisi sistem tersebut.

Langkah pembaruan ini menyusul langkah serupa dari industri teknologi lainnya, di mana OpenAI juga dikabarkan mulai mengganti fitur kustom GPTs dengan sistem plugin baru. Menurut analisis para pengamat, evolusi ini menunjukkan persaingan yang semakin ketat di antara raksasa teknologi dalam menghadirkan ekosistem AI yang efisien dan inklusif.

Jurnalis Teknologi Senior - AI & Software Development

Cici Puspasari adalah jurnalis teknologi ternama dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di dunia teknologi digital. Spesialisasi dalam kecerdasan buatan, machine learning, dan pengembangan perangkat lunak. Mantan pengembang perangkat lunak yang beralih menjadi jurnalis untuk menyampaikan kompleksitas teknologi dengan cara yang mudah dipahami. Telah meliput berbagai konferensi teknologi global seperti Google I/O, Apple WWDC, dan Microsoft Build.