Kabayan Tech Kabayan Tech
/home / berita / John Ford Jadi Sutradara dengan 11...
BERITA

John Ford Jadi Sutradara dengan 11 Film di National Film Registry

Potret sutradara legendaris John Ford yang memegang rekor film terbanyak di National Film Registry

Potret sutradara legendaris John Ford yang memegang rekor film terbanyak di National Film Registry

Dunia perfilman internasional kembali mengenang warisan besar yang ditinggalkan oleh salah satu sineas legendaris paling berpengaruh dalam sejarah Hollywood. National Film Registry yang berada di bawah naungan Library of Congress secara konsisten memilih 25 judul film setiap tahunnya untuk mencerminkan warisan perfilman Amerika Serikat. Berdasarkan catatan sejarah industri film, terdapat pencapaian luar biasa yang diraih oleh seorang sutradara legendaris bernama John Ford, di mana ia menjadi satu-satunya individu yang berhasil memasukkan total 11 karya sinematiknya ke dalam daftar pelestarian bergengsi tersebut.

Dari pantauan redaksi, prestasi gemilang ini dimulai sejak angkatan pertama pemilihan pada tahun 1989 silam, di mana John Ford langsung mencatatkan dua karyanya sekaligus yaitu "The Grapes of Wrath" produksi tahun 1940 dan "The Searchers" rilisan tahun 1956. Mengingat program pelestarian ini baru resmi berjalan setelah pengesahan National Film Preservation Act pada akhir dekade 1980-an, berbagai mahakarya klasik dari masa lalu terus dimasukkan secara berkala. Penambahan karya terakhir dari sutradara peraih empat piala Academy Award ini terjadi pada tahun 2018 melalui film "The Informer" yang dirilis pada tahun 1935.

Meskipun mengarungi berbagai genre film sepanjang karier panjangnya, John Ford sangat identik dengan kepiawaiannya menggarap film bertema koboi atau western. Ia sukses melakukan transisi dari era film bisu ke era film bersuara, meskipun sebagian karya bisunya kini telah hilang ditelan waktu. Menurut catatan pengamat film, film pendek bisu berjudul "The Scrapper" pada tahun 1917 merupakan karya koboi pertamanya, sementara "Stagecoach" pada tahun 1939 menjadi film koboi bersuara pertamanya yang sukses masuk ke dalam National Film Registry pada tahun 1995 sekaligus mengantar namanya meraih nominasi Piala Oscar untuk kategori sutradara terbaik.

Berdasarkan penilaian basis data film global, "The Man Who Shot Liberty Valance" buatan tahun 1962 menempati posisi tertinggi sebagai film western terbaik karya sang sutradara, bersaing ketat dengan judul populer lainnya seperti "My Darling Clementine" dan "The Searchers". Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa perdebatan di kalangan pecinta film klasik mengenai karya terbaik sang sutradara masih terus berlanjut hingga kini. Menanggapi fenomena kultural tersebut, kritikus film kenamaan Roger Ebert pernah mengungkapkan bahwa John Ford "did more than any other to document the passages of American history" melalui dedikasi sinematografinya yang luar biasa.

// TOPICS
#john_ford #national_film_registry #hollywood #film_klasik #sejarah_film #library_of_congress #sutradara_legendaris
Jurnalis Teknologi Senior - AI & Software Development

Cici Puspasari adalah jurnalis teknologi ternama dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di dunia teknologi digital. Spesialisasi dalam kecerdasan buatan, machine learning, dan pengembangan perangkat lunak. Mantan pengembang perangkat lunak yang beralih menjadi jurnalis untuk menyampaikan kompleksitas teknologi dengan cara yang mudah dipahami. Telah meliput berbagai konferensi teknologi global seperti Google I/O, Apple WWDC, dan Microsoft Build.