Kabayan Tech Kabayan Tech
/home / gadget / Bahaya Menggunakan Ponsel yang Tidak...
GADGET

Bahaya Menggunakan Ponsel yang Tidak Lagi Mendapat Dukungan Pembaruan

Bahaya dan risiko keamanan menggunakan ponsel yang tidak mendapat pembaruan sistem

Bahaya dan risiko keamanan menggunakan ponsel yang tidak mendapat pembaruan sistem

Pembaruan sistem operasi pada ponsel pintar tidak hanya menghadirkan fitur baru dan perbaikan antarmuka, tetapi juga membawa patch keamanan yang sangat krusial. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, pembaruan berkala ini dirancang untuk menutup celah keamanan atau "exploit" yang sering dimanfaatkan oleh peretas untuk mencuri data pribadi maupun menginstal perangkat lunak berbahaya.

Menurut laporan Chifundo Kasiya dari BGR, ponsel yang sudah tidak lagi mendapatkan dukungan pembaruan sistem secara berangsur menjadi tidak aman untuk digunakan. Meskipun risiko tidak langsung berdampak seketika, tingkat kerentanan perangkat terhadap serangan siber akan terus meningkat seiring berjalannya waktu karena celah keamanan yang ditemukan tidak lagi diperbaiki oleh produsen.

Sejarah mencatat beberapa kasus peretasan besar yang memanfaatkan sistem operasi lama. Dari pantauan redaksi, Apple pernah mengeluarkan peringatan pada April 2024 terkait ancaman eksploitasi Coruna dan DarkSword yang menyerang iOS 13 hingga iOS 16. Sementara di ranah Android, kasus "Stagefright" pada tahun 2015 menjadi salah satu celah paling berbahaya karena memungkinkan peretas mengontrol kamera dan mikrofon melalui pesan MMS pada Android 2.2 hingga 5.1.1.

Bagi pengguna iPhone, menghentikan penggunaan atau berganti ke perangkat baru adalah satu-satunya pilihan bijak saat Apple menghentikan dukungan patch keamanan. Hal ini disebabkan oleh sifat sistem operasi iOS yang tertutup sehingga tidak memungkinkan adanya modifikasi dari pihak ketiga.

Berbeda dengan Apple, pengguna Android memiliki alternatif lain melalui pemasangan custom ROM untuk memperpanjang umur perangkat mereka secara aman. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kode sumber Android yang terbuka dalam proyek AOSP memungkinkan pengembang pihak ketiga untuk terus menyalurkan patch keamanan bulanan dari Google ke perangkat lama.

Beberapa sistem operasi custom yang populer di antaranya adalah LineageOS yang mendukung berbagai merek seperti Samsung, Google, dan Motorola, serta GrapheneOS yang berfokus pada privasi tinggi khusus untuk perangkat Google Pixel. Langkah ini menjadi solusi efektif bagi pengguna yang ingin tetap aman tanpa harus langsung membeli ponsel baru.

// TOPICS
#keamanan_ponsel #sistem_operasi #android #ios #pembaruan_keamanan #custom_rom #cybersecurity
Tim Jurnalis & Analis Teknologi

Redaksi Kabayan Tech terdiri dari jurnalis teknologi yang bersemangat, analis, dan kreator konten yang berdedikasi untuk menyajikan berita teknologi paling lengkap dan terpercaya. Dari berita terbaru gadget hingga analisis mendalam AI, serta laporan eksklusif dari dunia startup dan inovasi digital, kami siap melayani penggemar teknologi di seluruh Indonesia.