Perusahaan semikonduktor asal Amerika Serikat, Micron Technology Inc., menyatakan bahwa robot humanoid berpotensi menjadi motor penggerak utama permintaan memori dan penyimpanan data dalam beberapa tahun mendatang. Berdasarkan pantauan redaksi, pergeseran tren ini menandai babak baru dalam ekspansi teknologi kecerdasan buatan fisik atau physical AI di berbagai sektor industri global.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Dalam panggilan pendapatan kuartal keempat fiskal perusahaan, CEO Micron Sanjay Mehrotra mengungkapkan bahwa kendaraan otonom saat ini menjadi kasus penggunaan awal untuk kecerdasan buatan fisik. Teknologi tersebut membutuhkan kapasitas memori lebih dari 200 gigabita serta penyimpanan berukuran beberapa terabita untuk mendukung operasionalnya yang kompleks.
"Physical AI dapat menjadi pendorong signifikan bagi permintaan memori dan penyimpanan pada akhir dekade ini," ujar Mehrotra, seperti dikutip dari laporan finansial perusahaan. Ia juga menambahkan bahwa sejumlah pelanggan kecerdasan buatan fisik telah mulai menguji coba produk generasi terbaru dari Micron.
Menanggapi peluang besar tersebut, perusahaan meningkatkan investasi pada peta jalan teknologinya guna memastikan kesiapan dalam memenuhi pasokan pasar. Micron memperkirakan belanja modal paruh pertama tahun ini mencapai sekitar 25 miliar dolar AS setelah membukukan pendapatan kuartal keempat fiskal sebesar 10,8 miliar dolar AS.
Sementara itu, pengamat pasar dari Futurum Equities, Shay Boloor, menyampaikan melalui platform X bahwa perkembangan ini secara efektif akan membawa memori tingkat peladen ke dalam jutaan mesin di luar pusat data konvensional. Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa beberapa perusahaan teknologi besar seperti Tesla Inc. dengan robot Optimus serta XPeng Inc. dengan lini produksi otomatis untuk robot IRON telah mulai melangkah ke ranah ini.
Dari sisi kinerja keuangan, Micron mencatatkan pendapatan kuartal keempat sebesar 54,23 miliar dolar AS, melampaui estimasi analis yang berada di angka 50,75 miliar dolar AS. Perusahaan juga melaporkan laba bersih yang disesuaikan sebesar 33,42 dolar AS per saham, mengungguli perkiraan pasar sebelumnya.
Untuk kuartal pertama mendatang, Micron memproyeksikan perolehan pendapatan berkisar antara 60 miliar hingga 63 miliar dolar AS dengan estimasi laba disesuaikan mencapai 37,15 hingga 39,15 dolar AS per saham. Berdasarkan data peringkat pasar, saham Micron menunjukkan performa yang kuat dengan skor momentum dan pertumbuhan yang berada di jajaran persentil atas.