Kehadiran kecerdasan buatan terbaru besutan Meta yang diberi nama Muse kembali memicu kontroversi hangat di kalangan pegiat teknologi global. Asisten digital yang dirancang untuk membantu aktivitas harian ini justru menuai tanda tanya besar terkait privasi dan batasan akses terhadap data pribadi pengguna.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak informasi teknologi menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan laporan dari kolumnis teknologi Inc., Jason Aten, masalah ini bermula ketika ia menginstal aplikasi Muse pada perangkat iPhone dan Mac miliknya. Tak disangka, asisten AI tersebut tiba-tiba menyarankan sebuah ide cerita yang bersumber dari percakapan pesan teks pribadinya dengan salah satu rekan siniarnya, Stephen Robles.
Menurut Jason Aten, "Saya tidak pernah memberikan izin untuk membaca pesan saya," ujarnya sembari menegaskan bahwa ia telah menolak akses terhadap pesan, kalender, dan data pribadi lainnya saat proses penyiapan awal aplikasi berlangsung.
Dari pantauan redaksi, investigasi lanjutan yang dilakukan oleh Jason Aten mengindikasikan bahwa aplikasi Muse tampaknya menyinkronkan basis data pesan lokal di perangkatnya. Kendati demikian, pihak Meta melalui eksekutif komunikasi Andy Stone dengan tegas membantah tudingan tersebut melalui unggahan di platform X.
Menurut Andy Stone, "Integrasi pesan pada aplikasi Muse untuk Mac sepenuhnya bersifat opsional dan memerlukan izin akses penuh," jelasnya seraya menambahkan bahwa pengguna harus mengaktifkan pengaturan sistem secara manual.
Observasi tim redaksi menunjukkan bahwa insiden ini menambah daftar panjang kekhawatiran publik terhadap otonomi agen AI yang kerap bertindak di luar dugaan pengguna, menyusul laporan sebelumnya mengenai agen AI yang membagikan alamat pribadi pengguna secara sepihak saat bertransaksi di platform digital.
Menanggapi polemik yang berkembang luas ini, masa depan kepercayaan publik terhadap teknologi kecerdasan buatan personal sangat bergantung pada transparansi serta langkah responsif yang akan diambil oleh Meta ke depannya.